Selasa, 27 November 2012

Simbol ISRAEL "Bintang DAVID" menghiasi ULANG TAHUN METRO TV Ke-12


Simbol ISRAEL "Bintang DAVID" menghiasi ULANG TAHUN METRO TV Ke-12

Sebuah Suara Pembaca dari pembaca Islamedia:

Perayaan Ulang Tahun ke 12 Metro TV dilaksanakan pada Ahad Malam (25/11/2012) dengan menghadirkan beberapa tokoh dan dilengkapi dengan berbagai hiburan.

Pada awalnya acara berjalan wajar, hingga akhirnya ada kejanggalan saat sesi tari Latar. Penari latar laki-laki yang berjumlah 3 orang ini mengenakan Pakian dengan logo Bintang DAVID berwarna merah di belakang bajunya dengan tertera huruf "F". 


Saat Ahad Malam, saya melihat sepintas dan tidak dapat mendokumentasikanya. Kemudian Senin pagi (26/11/2012) ini saya mencoba mengunjungi website metroTV untuk mencari rekaman acara tersebut dan alhamdulillah saya temukan.


Untuk lebih detailnya, silahkan menyaksikan link :

http://www.metrotvnews.com/read/newsprograms/2012/11/25/15186/206/Semangat-12-Tahun-Metro-TV

Kemudian klik sesi video ke 6.

------------------------------------------------------------------

Mengapa hal yang sepele ini perlu kita perhatikan, karena belum lama Negara  belambang Bintang DAVID Zionis Israel Laknatullah telah membunuhi warga GAZA. Sebagai Televisi Berita di Indonesia, sudah seharusnya Metro TV menjaga perasaan bangsa Indonesia, khususnya Umat Islam dalam hal pemakaian Simbol Negara penjajah ini.

 
Aksi simbolis untuk menyampaikan pesan tersirat yang tak lupa dari ingatan pada saat peringatan Hari Keluarga Nasional ke-14 yang dihadiri langsung Presiden SBY di Lapangan Merdeka, Ambon, 29 Juni 2007.  Sekitar 35 orang penari bertelanjang dada, membawa parang dan tameng menarikan tarian tradisional Cakalele, yang merupakan salah satu tarian perang. Mereka melanjutkan dengan membentangkan 'Benang Raja', bendera RMS yang berwarna merah, putih, biru, dan hijau. Kemudian para penari ini diganjar 12 tahun ada pula 15 tahun bui. 


Apakah Tarian latar dalam Ulang Tahun Metro TV adalah sebuah Tarian Simbolis yang intinya memberikan Dukungan terhadap negara Penjajah Zionis Israel? 

 

 

Salam,

 

Muhammad Agus Fajar

Sebuah Suara Pembaca dari pembaca Islamedia:

Perayaan Ulang Tahun ke 12 Metro TV dilaksanak
an pada Ahad Malam (25/11/2012) dengan menghadirkan beberapa tokoh dan dilengkapi dengan berbagai hiburan.

Pada awalnya acara berjalan wajar, hingga akhirnya ada kejanggalan saat sesi tari Latar. Penari latar laki-laki yang berjumlah 3 orang ini mengenakan Pakian dengan logo Bintang DAVID berwarna merah di belakang bajunya dengan tertera huruf "F".


Saat Ahad Malam, saya melihat sepintas dan tidak dapat mendokumentasikanya. Kemudian Senin pagi (26/11/2012) ini saya mencoba mengunjungi website metroTV untuk mencari rekaman acara tersebut dan alhamdulillah saya temukan.


Untuk lebih detailnya, silahkan menyaksikan link :

http://www.metrotvnews.com/read/newsprograms/2012/11/25/15186/206/Semangat-12-Tahun-Metro-TV


Kemudian klik sesi video ke 6.

------------------------------------------------------------------

Mengapa hal yang sepele ini perlu kita perhatikan, karena belum lama Negara belambang Bintang DAVID Zionis Israel Laknatullah telah membunuhi warga GAZA. Sebagai Televisi Berita di Indonesia, sudah seharusnya Metro TV menjaga perasaan bangsa Indonesia, khususnya Umat Islam dalam hal pemakaian Simbol Negara penjajah ini.


Aksi simbolis untuk menyampaikan pesan tersirat yang tak lupa dari ingatan pada saat peringatan Hari Keluarga Nasional ke-14 yang dihadiri langsung Presiden SBY di Lapangan Merdeka, Ambon, 29 Juni 2007. Sekitar 35 orang penari bertelanjang dada, membawa parang dan tameng menarikan tarian tradisional Cakalele, yang merupakan salah satu tarian perang. Mereka melanjutkan dengan membentangkan 'Benang Raja', bendera RMS yang berwarna merah, putih, biru, dan hijau. Kemudian para penari ini diganjar 12 tahun ada pula 15 tahun bui.


Apakah Tarian latar dalam Ulang Tahun Metro TV adalah sebuah Tarian Simbolis yang intinya memberikan Dukungan terhadap negara Penjajah Zionis Israel?





Salam,



Muhammad Agus Fajar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar